Perma Nomor 04 Tahun 2019 Pdf dan Penjelasannya

Perma Nomor 04 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perma Nomor 02 tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana.

Beberapa perubahan mendasar yang termuat dalam Perma Nomor 04 tahun 2019 adalah:

  1. Nilai Gugatan Materiil.
    Jika pada Perma Nomor 02 tahun 2015, Gugatan sederhana diajukan terhadap perkara Wanprestasi dan/atau Melawan Hukum dengan nilai gugatan materiil paling banyak Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah), maka pada Perma Nomor 04 tahun 2019 ini, nilai gugatan materiilnya paling banyak berubah menjadi Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).
  2. Upaya Hukum.
    Jika dalam Perma No 02 tahun 2015 tidak dijelaskan upaya hukum bagi Tergugat jika perkara diputus secara verstek, maka pada Perma No 04 tahun 2019 ini, dijelaskan bahwa Tergugat dapat melakukan upaya hukum verzet dalam jangka waktu 7 hari sejak putusan tersebut dibacakan.
  3. Peletakan Sita.
    Guna menjamin agar putusan tidak illusoir, Dalam Perma No 04 tahun 2019 ditambahkan ketentuan mengenai kewenangan hakim untuk memerintahkan peletakan sita jaminan terhadap benda milik Tergugat dan/atau benda milik Penggugat yang berada dalam penguasaan Tergugat.
  4. Eksekusi.
    Dalam hal Penggugat mengajukan permohonan eksekusi, maka dalam jangka waktu maksimal 7 hari sejak permohonan diterima, Ketua Pengadilan harus sudah mengeluarkan penetapan aanmaning, dan harus sudah menetapkan tanggal pelaksanaan aanmaning maksimal 7 hari setelah penetapan aanmaning.

Perubahan selengkapnya, dapat Anda baca pada dokumen Perma Nomor 04 tahun 2019 di bawah ini.

PERMA_04_2019.pdf (7 downloads)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *